ان الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر
Tentu kita sering mendengarkan kalimat tersebut dan bahkan dari kita mungkin banyak yang menghapalnya, tapi adakah yang belajar dari ayat-ayat tersebut?
Baiklah sekarang mari kita belajar dari ayat- ayat Sang Kekasih
Jenis shalat yang mendapatkan pahala berlipat ganda adalah shalat berjamaah
Ada apa dengan shalat berjamaah? Kenapa yang digandakan pahalanya yang shalat berjamaah?
Karena manusia tidak bisa hidup sendiri
Mari kita perhatikan sejenak, dalam shalat berjamaah terdiri dari Imam dan Makmum
Dalam Islam shalat berjamaah pun ada sistematikanya yang artinya dalam hidup bermasyarakat pun harus ada aturannya. Tidak semua orang bisa menjadi imam dengan modal berani dan hafal ayat-ayat Quran. Syarat lain yang harus didahulukan adalah berilmu, dan lebih tua, karena imam hakekatnya ialah pemimpin yang mana merupakan panutan dan mutlak diikuti selama ia benar.
Selain itu ada makmum yang berarti pengikut dalam artiannya adalah masyarakat. Jelas merupakan sebuah kewajiban makmum mengikuti sang imam dalam tindak tanduk shalatnya, ketika salah pun ada tata cara dalam menyampaikannya ketika shalat (Makmum laki-laki bertasbih dan perempuan menepuk lengan). Sekalipun imam itu salah bukan berarti kita tiba-tiba menghampiri imam lantas menarik dia mundur lalu digantikan dengan yang lain, bukan pula makmum teriak "mundur-mundur ganti yang lain".
Dan yang terakhir yang mungkin penulis paparkan ialah mengenai imam yaitu sebuah kepemimpinan.
Bolehkan perempuan menjadi imam?
Tentu saja jawabannya boleh (Eits jangan berhenti membaca dulu ya!!)
Perempuan boleh menjadi imam ketika makmumnya semua perempuan juga.
Karena Rasulullah tidak pernah sekalipun menjadi makmum shalatnya perempuan (Silahkan telusuri kembali kisah Nabi Muhammad SAW)
Tak banyak yang bisa penulis paparkan, mohon kiranya masukan saudara-saudari dalam menyempurnakan tulisan ini!!!